Hampir semua suami-isteri saat ini perduli terhadap jumlah dan jarak kehamilan dalam masa reproduksi mereka. Program keluarga berencana begitu populer dan akses untuk mengikutinya juga sangat mudah. Namun pengetahuan tentang kesehatan reproduksi perlu terus-menerus ditingkatkan.
Saya menerima pertanyaan dari Indah, 23 th, tinggal di Batam: Dokter, saya sudah berkeluarga dan mempunyai 1 orang anak. Saya mau bertanya kalau berhubungan saat menstruasi itu apakah bisa menyebabkan kehamilan? Sampai saat ini saya selalu KB tidak pernah lupa. Terima kasih.
Ibu Indah, kehamilan pada prinsipnya akan terjadi bila ada pertemuan antara sperma dengan sel telur, lalu hasil pembuahan berhasil tertanam dalam rahim dan bertumbuh. Secara alamiah ada masa dimana wanita sehat dengan suami yang sehat tidak bisa hamil. Pertama, bila hubungan seksual dilakukan di luar masa subur, yaitu saat dimana sel telur belum matang. Kedua, saat wanita tersebut sedang menyusui. Karena saat wanita menyusui bayi, tubuhnya menghasilkan hormon prolactine dalam jumlah besar. Hormon ini akan menghambat pematangan sel telur, sehingga wanita yang bersangkutan tidak akan bisa mengalami ovulasi.Pemahaman di atas menjadi dasar pembuatan berbagai obat dan alat kontrasepsi. Ada metode kontrasepsi yang bertujuan mencegah ovulasi contohnya berbagai obat hormonal seperti pil KB, suntikan KB, susuk KB; Ada pula yang cara kerjanya mencegah pertemuan sperma dan sel telur, contohnya kondom, cervical cup, spermiticide, tubektomi (mengikat saluran indung telur), vasektomi (mengikat saluran sperma). Tapi ada juga yang cara kerjanya menghalangi tertanamnya hasil pembuahan. Metode yang menghalangi tertanamnya hasil pembuahan contohnya adalah spiral/IUD/AKDR dan morning-after Pill (pil yang diminum hanya setelah berhubungan seksual). Dilihat dari cara kerjanya, metode yang terakhir yaitu spiral/IUD/AKDR dan morning-after Pill memiliki sifat menggugurkan kandungan, memiliki sifat aborsi. Berarti metode terakhir ini membunuh janin yang masih sangat kecil. Metode ini tidak sesuai dengan iman Kristen.
Pada umumnya, saat menstruasi seorang wanita tidak bisa hamil karena saat tersebut biasanya bukan masa subur. Namun peristiwa biologi kadang bisa berlangsung di luar kelaziman, saya menyebutnya sebuah keajaiban. Ada berbagai laporan medis yang menyatakan, ada wanita lajang melakukan hubungan seksual, hanya satu kali saat menstruasi, ternyata mengalami kehamilan. Bukan hanya itu, ternyata obat atau metode kontrasepsi tidak ada yang efektifitasnya mencapai 100%. Saya pernah menangani kasus kehamilan seorang
wanita yang telah menjalani operasi sterilisasi, yaitu pemotongan saluran indung telur. Ajaib, ternyata saluran yang sudah dipotong tersebut menyambung kembali, dan wanita tersebut mengalami kehamilan. Bila Tuhan menghendaki, adakah yang bisa menggagalkan?
wanita yang telah menjalani operasi sterilisasi, yaitu pemotongan saluran indung telur. Ajaib, ternyata saluran yang sudah dipotong tersebut menyambung kembali, dan wanita tersebut mengalami kehamilan. Bila Tuhan menghendaki, adakah yang bisa menggagalkan?Ibu Indah, suami-isteri yang bijaksana harus merencanakan jumlah dan jarak kehamilan dalam masa reproduksi mereka. Namun harus disadari tidak semua metode kontrasepsi sesuai dengan iman Kristen, dan tidak ada metode yang keberhasilannya mencapai 100%. Bagaimanapun juga penentu akhir adalah tangan Tuhan. Sebab, "Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8 : 28)" . Be WiSe, Always Remember Wisdom for Sex Life. (draw)
Dr. Andik Wijaya, MRepMed adalah seorang dokter spesialis dan juga seorang hamba Tuhan yang memiliki karunia pengajaran. Dengan visi dan misi yang diyakininya menjadi panggilan hidupnya, beliau kemudian mendirikan YADA Institute, The School of Everlasting Intimacy. Melalui institusi ini Andik mengimani bahwa Tuhan memanggil, memperlengkapi, mengutus dan mengurapinya untuk mengajarkan Everlasting Intimacy (keintiman abadi) melalui penyingkapan misteri seksual. Karena itu dua tema utama dalam setiap pelayanan YADA Institute adalah Menyingkap Misteri Seksual, Membangun Keintiman Abadi. Saat ini beliau banyak memberikan seminar pengajaran di berbagai kota di Indonesia.
Dok, saya mau bertanya apakah jika berhubungan dengan suami saat haid, sehat? Kami melakukan hubungan suami isteri tersebut saat saya lagi haid hari terakhir, biasanya 5 hari lamanya saya haid. Apakah hubungan saat lagi haid bisa menyebabkan kehamilan? Terima kasih atas masukan yang akan dokter berikan. Salam.
Masa menstruasi Mariana lima hari. Bila siklus Mariana normal 28 hari, maka
Friendly, saya akan berikan beberapa informasi dasar tentang HIV-AIDS. Virus ini diketahui pertama kali pada tahun 1981 di Lost Angeles dimana pada waktu itu ada 5 orang homoseks yang mengidap penyakit aneh yang berakhir dengan kematian. Pada tahun 1982 penyebab penyakit tersebut diberi nama Human Immunodeficiency Virus yang kemudian disingkat menjadi HIV. Nama ini sesuai dengan karakteristik virus yang menyerang sel-sel imunitas manusia, mengakibatkan berkurang bahkan hilangnya daya tahan atau imunitas seseorang terhadap mikroorganisme yang menyerang tubuhnya.
Belum ada obat yang bisa menghilangkan atau mematikan virus ini dalam tubuh manusia. Karena itu pencegahan adalah prioritas. Adapun cara terbaik untuk menghindar tertular penyakit ini adalah tidak melakukan hubungan seks dengan siapapun sebelum menikah, dan saling setia dengan pasangan setelah menikah. Pemakaian kondom kegagalannya bisa mencapai 31%. Prostitusi, Promiskuitas dan Poligami adalah jalur penularan utama, disamping pemakai narkotika suntik. Karena itu: