WELCOME in My BloG
PeAcE AnD LoVe
FoR YoU

Rabu, 27 Januari 2010

Kasih yang Setia

Ada sebuah suku pada bangsa indian yang memiliki cara yang unik untuk mendewasakan anak laki" dari suku mereka. Jika seorang anak laki" tersebut dianggap sudah cukup umur untuk di dewasakan, maka anak laki" tersebut dibawa jauh menuju hutan yang paling dalam dengan mata tertutup.
Ketika hari sudah menjadi sangat gelap, tutup mata anak tersebut akan dibuka, dan orang yg mengantar nya akan meninggalkan dy sendirian.
Anak itu akan dinyatakan lulus dan diterima sebagai pria dewasa dalam suku tersebut jika ia tidak berteriak atau menangis hingga malam berlalu.
Malam begitu pekat, bahkan sang anak itu tidak dapat melihat telapak tangannya sendiri, begitu gelap dan ia begitu ketakutan. Hutan tersebut mengeluarkan suara" yang begitu menyeramkan, auman serigala, bunyi dahan bergemerisik, dan ia semakin ketakutan, tetapi ia harus diam, ia harus berusaha agar ia lulus dalam ujian tersebut.
Cahaya pagi mulai tampak sedikit , ia begitu gembira melihat sekelilingnya dan kemudian ia menjadi begitu kaget, ketika ia mengetahui bahwa ayahnya berdiri tidak jauh dibelakang dirinya, dengan posisi siap menembakkan anak panah, dengan golok terselip di pinggang, menjagai anaknya sepanjang malam, jikalau ada ular atau binatang buas lainnya, maka ia dengan segera akan melepaskan anak panahnya sebelum binatang buas itu mendekati anaknya. Namun selain itu ayahnya sambil berdoa agar anaknya tidak berteriak atau menangis.
Dalam mengarungi kehidupan ini, sepertinya Tuhan "begitu kejam" melepaskan anak-anakNya kedalam dunia yang jahat ini. Terkadang kita tidak dapat melihat penyertaanNya, namun satu hal yang pasti Tuhan selalu setia, Ia mengasihi kita, dan Ia selalu berjaga-jaga bagi kita.
So... Kita sebagai anak-anakNya jangan pernah ragu Kasih Setia Tuhan. Mari kita tunjukkan rasa cinta kita terhadap Kasih Setia yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita. Jangan hanya percaya saja tapi mari kita mulai ambil tindakan, karena setiap tindakan yang kita lakukan pasti ada pertanggung jawabannya.

Tuhan Memberkati Kalian yang udah membacanya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar